Ads

Ads

Dulu OB kini Pengusaha Sukses

Info Ummah-Bismillah,

Pernah dengar nama Mas Mono? Pasti hampir seluruh orang se-Indonesia gak asing denger nama tersebut. Jadi ingat ayam bakar ya kan.
Ya itulah Agus Pramono atau yang akrab dipanggil Mas Mono ini pada tahun 1994 dengan modal ijazah SMA beliau mencoba peruntungan ke Ibukota. Sempat bekerja sebagai juru masak di sebuah agen katering, 3 tahun berikutnya beliau mencoba membuat usaha katering pada tahun 1997.

Namun sayang, pada masa krisis moneter yang datang setahun setelahnya, Mas Mono harus rela usaha pertamanya itu terhenti di tengah jalan. Untuk menyambung hidup, beliau pun diterima bekerja sebagai tenaga serabutan berish-bersih alias OB di sebuah perusahaan.

Disela-sela pekerjaannya sebagai tenaga bersih-bersih , Mas Mono mencoba belajar ilmu komputer disela-sela waktu luangnya. Hal ini dilakukannya agar bisa menambah keahlian dan bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik dimasa yang akan datang. Beliau bahkan sempat membuka jasa pengetikan skripsi bagi mahasiswa sebagai pemasukan tambahan.

Mas Mono bersama ibunya | Sumber instagram masmono

Pada awal tahun 2000, beliau mencoba beralih profesi menjadi pedagang ayam bakar setelah melihat sebuah lahan kosong yang sangat potensial untuk berbisnis kuliner. Pertama kali berjualan, beliau hanya menyediakan 5 ekor ayam perhari dengan modal awal Rp 500 ribu.

Karena disukai para pembeli dan semakin bertambahnya pelanggan, perlahan jumlahnya meningkat hingga dapat menghabiskan 80 ekor sehari atau sekitar 380 potong. Beliau pun semakin bertambah yakin dan semangat dalam menekuni usaha dibidang kuliner.

loading...
Dengan menata bisnis kulinernya, Mas Mono segera bergerak cepat. Beberapa inovasi pun dilakukannya. Meski hanya warung kaki lima, ia menerapkan sebuah standar operasional layaknya rumah makan. Semua karyawannya haruslah rapi dan memakai seragam. Setelah 10 tahun berusaha, warung ayam gorengnya pun kini melesat luar biasa dengan banyak gerai baru diberbagai kota di Indonesia.

Mas Mono bersama para pendakwah | sumber instagram masmono

Bahkan Mas Mono telah membuka sebuah outlet ayam bakar di Malaysia. Tak hanya itu, Mas Mono pun memasarkan franchise ayam bakar miliknya seperti waralaba modern dengan harga Rp 500 juta. Luar biasa kan!

Salahsatu kunci sukses Mas Mono dalam menjalankan bisnis kuliner ayam bakarnya, beliau menerapkan prinsip 3S, yaitu sabar, syukur dan sedekah. Ia bahkan menerapkan konsep spiritual company perusahaannya.

Kesuksesan bisa diraih dengan kerja keras yang cerdas dan tekun.

(Desu/t.me/sp)

Posting Komentar

0 Komentar